Pupus

Di luar pandang,
di luar jarak,
di luar suara.

Desau angin berdesik membisikkan hulu
Bab yang lebih dulu diunggah zaman.
Kematian berupa tanggul-tanggul yang muai disebabkan bara, hilir menjelma penantian
Siapa surut, manutlah ke tepian
Siapa apung, genggamlah kepastian
Sekali tapak menjejak takdir
Di lapak-lapak harap, mimpi yang tajir
Memagut badan…

O, Matari
Lenganku menggigil mengenggam bara
Disambut beku, jiwaku terpana

O, Purnama
Satu gelombang melepas jarak
Mengimpit, tetaskan rindu, hatiku merana.

O, Bumi
Leburlah tanah, leburlah nyawa
Musabab cinta yang rahasia
Seutas rasa pupuslah sudah.

Di luar pandang
Di luar jarak
Di luar suara
Di luar jangkauku kah, Kau?

Makassar 31 Januari 2018
Dewi Mudijiwa

#menantigerhanadarah
#superbluebloodmoon